Pimpin Apel Perdana 2026, Sekjen Kemenkum Nico Afinta: Apa yang Kau Dapat Nanti Karena Hari Ini

WhatsApp Image 2026 01 05 at 12.01.47 4

JAKARTA, – Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum (Sekjen Kemenkum), Nico Afinta, memimpin apel pagi perdana tahun 2026 yang digelar secara terpusat di lapangan upacara Kementerian Hukum, Jakarta, Senin (5/1/2026). Apel ini diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan tinggi (Pimti) Madya, Pratama, hingga pegawai di seluruh unit Eselon I, termasuk jajaran dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum.

Kepala BPSDM Hukum beserta jajaran pimpinan tinggi dan staf turut hadir mengikuti jalannya apel dengan khidmat. Kehadiran seluruh elemen ini menjadi simbol kesiapan instansi dalam menghadapi tantangan kinerja di tahun yang baru.

WhatsApp Image 2026 01 05 at 12.01.47

Dalam amanatnya, Nico Afinta memberikan apresiasi atas capaian kinerja sepanjang tahun 2025. Ia menekankan pentingnya memaknai setiap proses yang telah dilalui sebagai fondasi untuk melangkah di tahun 2026.

"Apa yang kau dapat hari ini karena kemarin, apa yang kau dapat nanti karena hari ini. Jadi, proses yang sudah kita laksanakan di tahun 2025 itu merupakan hal yang sangat baik dan harus kita tindak lanjuti di tahun 2026 ini," ujar Nico di hadapan peserta apel.

WhatsApp Image 2026 01 05 at 12.01.47 3

Ia menambahkan bahwa Kementerian Hukum memiliki peran krusial sebagai tulang punggung pemerintahan dalam melaksanakan tugas "Asta Cita" yang dicanangkan Presiden. Oleh karena itu, sinergi antar unit menjadi kunci utama.

Menyinggung soal rencana kerja ke depan, Sekjen Nico Afinta mengingatkan jajarannya untuk tetap produktif meski dihadapkan pada tantangan pengetatan anggaran.

"Kita tahu bahwa ada banyak pengetatan dan pengalihan anggaran kita. Namun dengan anggaran yang sudah ada ini, mari kita laksanakan semua program-program di tahun 2026 ini dengan baik," tegasnya.

Salah satu poin menarik dalam amanat tersebut adalah pesan Nico mengenai pentingnya komunikasi publik dan sosialisasi program. Ia memperkenalkan filosofi "Satu Pemandangan, Dua Perasaan".

"Apa yang kita lihat itu belum tentu sama dirasakan oleh orang lain. Untuk itu, komunikasi menjadi bagian penting di dalam pelaksanaan tugas kita," jelas Nico.

Ia menginstruksikan kepada seluruh Direktur Jenderal, Kepala Badan, hingga Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) untuk aktif mensosialisasikan program kerja melalui media sosial maupun media massa. Hal ini bertujuan agar informasi yang sampai ke masyarakat akurat dan tidak terjadi misinformasi, terutama terkait pelaksanaan regulasi baru seperti KUHP dan KUHAP yang mulai berlaku awal tahun 2026.

Mengakhiri arahannya, Nico mengajak seluruh insan pengayoman untuk menjaga kebersamaan yang telah membuahkan banyak penghargaan di bidang humas dan pemberitaan pada tahun sebelumnya.

WhatsApp Image 2026 01 05 at 12.01.47 2

"Mari kita awali tahun 2026 ini dengan penuh semangat. Kebersamaan adalah kunci keberhasilan kita," pungkasnya.

 


Cetak   E-mail