Gusti Ayu Tutup Pelatihan ToF Kurator Keperdataan: Cetak Fasilitator Handal untuk Tata Kelola Hukum Perdata

WhatsApp Image 2025 08 14 at 14.19.54 2

Depok – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani, secara resmi menutup Training of Facilitator (ToF) Pelatihan Fungsional Kurator Keperdataan Tahun Anggaran 2025, Kamis (14/8/2025). Pelatihan yang digelar secara daring sejak 4 Agustus ini diikuti 25 peserta dari berbagai unit kerja, termasuk Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum dan Balai Harta Peninggalan di enam kota.

WhatsApp Image 2025 08 14 at 15.41.49

Dalam sambutannya, Gusti Ayu menegaskan bahwa ToF Kurator Keperdataan merupakan bagian dari strategi nasional memperkuat tata kelola bidang keperdataan yang akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan. “Keberadaan kurator keperdataan memiliki posisi strategis. Mereka diangkat oleh pengadilan, memiliki keahlian khusus, dan berperan penting mengurus serta membereskan harta debitor pailit sesuai Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2024,” ujarnya.

Ia berharap para peserta tidak hanya menguasai aspek teknis, tetapi juga mampu menjadi fasilitator yang efektif melalui kemampuan mentoring, coaching, dan capacity building. “Belajarlah kapan saja, di mana saja, dari dan dengan siapa saja. Ilmu yang diperoleh harus diimplementasikan dalam tugas, sekaligus dibagikan kepada rekan kerja,” pesan Gusti Ayu.

WhatsApp Image 2025 08 14 at 14.19.54 1

Kepala Pusat Pengembangan Pelatihan Fungsional, Tejo Harwanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan berlangsung selama 82 jam pelajaran dengan narasumber dari pakar hukum kepailitan Universitas Airlangga dan praktisi notaris. Tenaga pengajar berasal dari Lembaga Administrasi Negara, BPSDM Hukum, dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Tejo juga mengapresiasi dedikasi peserta yang aktif dan disiplin mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. “Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara optimal di unit kerja masing-masing, sehingga tercipta kurator keperdataan yang profesional, tertib, dan berkeadilan,” katanya.

WhatsApp Image 2025 08 14 at 15.45.10

Perwakilan peserta pelatihan, dalam sesi kesan dan pesan, menyampaikan apresiasi atas kesempatan mengikuti ToF perdana ini. “Pelatihan ini membuka wawasan kami, tidak hanya dalam aspek teknis kurasi data keperdataan, tetapi juga membentuk keterampilan membimbing rekan kerja di lapangan. Kami merasa lebih percaya diri untuk menjadi fasilitator sekaligus agen perubahan di instansi masing-masing,” ungkap salah satu peserta.

Pelatihan ini diakhiri dengan harapan agar ToF Kurator Keperdataan tidak berhenti di angkatan perdana, melainkan berlanjut pada angkatan-angkatan berikutnya. Para lulusan diharapkan menjadi agen perubahan sekaligus narasumber pada program studi Administrasi Hukum Umum di Politeknik Pengayoman Indonesia.

WhatsApp Image 2025 08 14 at 14.19.54


Cetak   E-mail