Dari Mimbar ke Meja Jamuan : BPSDM Hukum Tempa Aparatur dalam Public Speaking dan Etika Resmi

 

WhatsApp Image 2025 12 13 at 06.55.12 3Jakarta, 12 Desember 2025 — Kepala Pusat Pengembangan Pelatihan Teknis dan Kepemimpinan (Pusbanglat Tekpim) BPSDM Hukum, Mutia Farida, membuka secara resmi Bimbingan Teknis Public Speaking dan Table Manner bagi penyelenggara pelatihan yang digelar di Hotel Swiss-Belinn Simatupang, Jumat (12/12). Kegiatan ini diikuti 40 peserta dari unsur Pejabat Manajerial dan Non-Manajerial, Widyaiswara, hingga CPNS.

WhatsApp Image 2025 12 13 at 06.55.12 1

Dalam sambutan pembukaannya, Mutia menegaskan bahwa peningkatan kompetensi aparatur tidak bisa dilakukan secara terpisah-pisah. “BPSDM Hukum memiliki mandat strategis untuk membangun kualitas aparatur yang profesional, berintegritas, dan kompeten,” ujar Mutia. Ia menekankan bahwa kemampuan public speaking merupakan salah satu keterampilan utama. “Public speaking bukan hanya soal bagaimana seseorang berbicara di depan audiens, tetapi bagaimana membangun otoritas, kredibilitas, dan kepercayaan melalui pesan yang tepat dan bahasa tubuh yang sesuai konteks,” katanya.

Selain itu, Mutia menilai etika jamuan resmi juga merupakan bagian penting dari representasi aparatur negara. “Aparatur bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama lembaga, bahkan citra pemerintah,” ujarnya, menekankan pentingnya penguasaan table manner bagi ASN yang kerap menghadiri forum resmi.

WhatsApp Image 2025 12 13 at 06.55.12 2

Ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas penyelenggara pelatihan menjadi kunci keberhasilan pembelajaran aparatur. Menurutnya, standar etika, standar pelayanan, komunikasi, dan penampilan harus terus ditegakkan agar pelatihan yang diselenggarakan memenuhi profesionalisme yang tinggi. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan fasilitator yang bersedia berbagi pengalaman dan praktik terbaik.

WhatsApp Image 2025 12 13 at 06.55.12

Sebelum kegiatan dibuka, Herlina Milasari, Ketua Tim Kerja Bimtek, menyampaikan laporan persiapan kegiatan. Dalam laporannya, Herlina menjelaskan bahwa bimtek ini disusun sebagai upaya peningkatan kompetensi penyelenggara pelatihan dalam dua aspek penting: kemampuan berbicara di depan publik dan etika makan dalam jamuan resmi. “Bimbingan teknis ini bertujuan meningkatkan kompetensi penyelenggara pelatihan dalam kemampuan berbicara di depan umum dan table manner sebagai wujud profesionalitas dan pelayanan prima,” ujarnya.

Dengan dibukanya kegiatan ini, Mutia berharap peserta mampu menerapkan secara langsung keterampilan komunikasi dan etika profesional dalam penyelenggaraan pelatihan, sekaligus memperkuat citra BPSDM Hukum sebagai institusi pembina kompetensi aparatur.

Pesan Kepala BPSDM, Gusti Ayu Putu Suwardani, penyelenggara pelatihan diharapkan dapat meningkatkan kapasitasnya untuk berkomunikasi secara efektif di ruang publik dan menampilkan etika yang baik sebagai cerminan dari profesionalisme lembaga pendidikan dan pelatihan yang lebih berintegritas dan berkarakter.


Cetak   E-mail