BPSDM Hukum Tegaskan Komitmen Penguatan Kompetensi Sosial Kultural ASN

1

Depok — Kepala BPSDM Hukum Gusti Ayu Putu Suwardani menegaskan komitmen BPSDM Hukum dalam memperkuat pengembangan sumber daya manusia Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya pada aspek kompetensi sosial kultural, literasi keagamaan, dan penguatan nilai-nilai Pancasila.

“Penguatan kompetensi sosial kultural dan pembinaan ideologi Pancasila merupakan roh dari pengembangan SDM di BPSDM Hukum. Program ini harus berkelanjutan, tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar berdampak pada pembentukan karakter ASN,” ujar Gusti Ayu Putu Suwardani saat kegiatan di Gedung Pendidikan BPSDM Hukum, Depok, Kamis (15/1).

Ia menjelaskan bahwa BPSDM Hukum telah menyiapkan fondasi kelembagaan, kurikulum, dan modul pelatihan yang terintegrasi, sehingga penguatan nilai Pancasila dapat diimplementasikan secara sistematis dalam pengembangan kompetensi ASN. Menurutnya, pendekatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi kementerian dan lembaga lainnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Institut Leimena Matius Ho menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin dengan BPSDM Hukum. Ia menilai kerja sama tersebut sebagai praktik baik dalam pengembangan kompetensi ASN yang berbasis nilai.

“Kami melihat BPSDM Hukum sebagai mitra strategis. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya kuat secara konsep, tetapi juga nyata dalam implementasi, mulai dari kurikulum, modul pelatihan, hingga penilaian kompetensi,” kata Matius Ho.

Hadir juga pada pertemuan ini Kepala Pusat Pengembangan Pelatihan Teknis dan Kepemimpinan Mutia Farida beserta Jajaran dan Direktur Program Institut Leimena, Daniel Adipranata.

Ke depan, BPSDM Hukum dan Institut Leimena berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam rangka mendukung pembangunan sumber daya manusia ASN yang profesional, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan serta akan menyusun berbagai program kerja bersama dengan menyesuaikan dengan Kalender Kerja yang ada.

2

3

4

5

6

7

8

9


Cetak   E-mail