
Batam, Selasa, 9 Desember 2025 — Pelatihan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Angkatan I resmi dibuka Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani. Melalui sambutan virtual, ia menegaskan bahwa penguatan karakter ASN menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks.
Kegiatan yang berlangsung di Batam View Beach Resort, Kota Batam, ini diselenggarakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Hukum Kepulauan Riau bekerja sama dengan TNI Angkatan Udara Lanud Hang Nadim Batam.

Dalam arahannya, Kepala BPSDM Hukum menjelaskan bahwa FMD merupakan program strategis untuk menyiapkan aparatur yang profesional, berintegritas, dan siap menjalankan tanggung jawab negara.
“Pelatihan fisik, mental, dan disiplin bukan sekadar seremoni, tetapi pondasi pembentukan jati diri aparatur negara. ASN, termasuk PPPK, memerlukan kekuatan fisik, keteguhan mental, dan kedisiplinan agar mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas,” ujar Gusti Ayu.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI AU Lanud Hang Nadim Batam yang menjadi instruktur dan fasilitator, serta seluruh panitia Balai Diklat Hukum Kepulauan Riau yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik.
“Kepada seluruh peserta, jadikan pelatihan ini sebagai kesempatan membentuk diri menjadi aparatur yang lebih baik. Ikuti seluruh rangkaian dengan kesungguhan, ketekunan, dan semangat,” tambahnya sebelum secara resmi membuka kegiatan FMD.
Sebelum pembukaan, Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Hukum Kepulauan Riau, Ivansyah Indra Zainal, menyampaikan laporan penyelenggaraan kegiatan. Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini diikuti 67 peserta yang berasal dari delapan kantor wilayah, meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan Kepulauan Bangka Belitung.
Pelatihan berlangsung 8–12 Desember 2025 dengan metode klasikal dan kurikulum sebanyak 43 jam pelajaran. Seluruh materi pelatihan dirancang untuk memperkuat ketahanan fisik, membangun mental tangguh, serta menanamkan disiplin dan etos kerja.
“FMD bertujuan membentuk PPPK agar memiliki ketahanan fisik yang prima, mental kuat, serta disiplin tinggi dalam menjalankan tugasnya sebagai ASN,” jelas Ivansyah.
Instruktur pelatihan berasal dari Lanud Hang Nadim Batam, sementara pembiayaan kegiatan dialokasikan melalui DIPA Balai Diklat Hukum Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2025.
Kolaborasi antara Balai Diklat Hukum Kepulauan Riau dan TNI AU dinilai menjadi kunci keberhasilan FMD. Pelatihan fisik diperkuat dengan simulasi kesiapsiagaan, sementara pembinaan mental dirancang untuk membangun ketangguhan dan stabilitas emosi. Materi kedisiplinan diarahkan untuk menumbuhkan integritas serta keteladanan sebagai aparatur negara.
Gusti Ayu menutup sambutannya dengan menggarisbawahi bahwa disiplin yang tinggi akan melahirkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Dengan dibukanya pelatihan ini, diharapkan PPPK angkatan pertama tersebut mampu menjalankan peran ASN sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, serta perekat dan pemersatu bangsa.