Berita BPSDM

BPSDM Hukum Perkuat Integritas dan Adaptasi Teknologi untuk Tingkatkan Kualitas Pengabdian

Penulis: Mulyadi WhatsApp
BPSDM Hukum Perkuat Integritas dan Adaptasi Teknologi untuk Tingkatkan Kualitas Pengabdian

BPSDM Hukum Kementerian Hukum memperkuat komitmen membangun aparatur yang berintegritas, adaptif terhadap teknologi, dan bertanggung jawab melalui Apel Pagi Virtual, Jumat (14/8/2026). Pesan utama apel menekankan pentingnya memaknai kemerdekaan melalui kerja jujur, semangat belajar, pemanfaatan teknologi, serta pengabdian nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.

DEPOK – BPSDM Hukum Kementerian Hukum memperkuat komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan integritas, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dalam Apel Pagi Virtual, Jumat (14/8/2026). Kegiatan yang diikuti secara daring oleh pegawai BPSDM Hukum, Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin), serta Balai Pelatihan Hukum (Bapelkum) Semarang, Batam, dan Bitung itu menjadi ruang untuk meneguhkan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Jangan sampai teknologi semakin maju, tetapi integritas justru semakin mundur,” kata Dratha Iswandi, selaku Pengembang Teknologi Pembelajaran Madya pada Pusat Pengembangan Pelatihan Teknis dan Kepemimpinan.

Dratha mengatakan, makna kemerdekaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, pemasangan bendera, maupun penggunaan atribut merah putih. Kemerdekaan perlu dimaknai melalui kontribusi nyata setiap generasi sesuai dengan tantangan pada zamannya, termasuk melalui kinerja dan pengabdian di lingkungan kerja.

Di tengah perkembangan teknologi informasi, setiap pegawai memiliki akses yang semakin luas terhadap pengetahuan. Dengan perangkat yang dimiliki, pembelajaran dapat dilakukan dari berbagai sumber dan tempat. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan kemauan untuk terus belajar serta memanfaatkan teknologi secara produktif guna meningkatkan efektivitas pekerjaan.

“Datang dengan semangat, bekerja dengan jujur, dan menyelesaikan tugas dengan tanggung jawab. Mau belajar hal baru dan menggunakan teknologi untuk mempermudah pekerjaan,” ujar Dratha.

Menurut dia, setiap generasi memiliki medan perjuangannya masing-masing. Bagi aparatur pemerintah, perjuangan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan tugas secara profesional, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi dan masyarakat.

Pesan tersebut sejalan dengan upaya BPSDM Hukum dalam membangun sumber daya manusia yang adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan. Penguatan kapasitas aparatur menjadi bagian penting untuk memastikan layanan pemerintahan di bidang hukum terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat dan perubahan lingkungan strategis.

Dratha mengajak seluruh pegawai untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam proses perubahan. “Apa yang sudah kita berikan untuk Indonesia?” menjadi pertanyaan reflektif agar setiap individu terus memperkuat kontribusinya. Semangat kemerdekaan, menurut dia, harus diwujudkan melalui langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pengabdian dan kemajuan Indonesia.

Apel yang diikuti Pimti Pratama, pejabat manajerial dan nonmanajerial BPSDM Hukum, Poltekpin, serta Bapelkum Semarang, Batam, dan Bitung tersebut menegaskan pentingnya kesamaan semangat dalam membangun aparatur yang profesional. Dengan integritas yang kuat dan kemampuan memanfaatkan teknologi secara tepat, pengembangan kompetensi diharapkan semakin mendukung terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Bagikan Berita