Bakti Sosial Hari Pengayoman Perkuat Kepedulian dan Kebermanfaatan Kementerian Hukum
Kementerian Hukum memperkuat kepedulian dan kebermanfaatan bagi masyarakat melalui rangkaian Bakti Sosial Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026 di Graha Pengayoman, Jakarta, Rabu (12/8/2026). Kegiatan meliputi donor darah, bazaar UMKM, Lomba Vokal Kebangsaan, dan Lomba Pesona Berkain Nusantara, serta berbagai layanan sosial seperti kesehatan gratis, sunatan massal, dan penyaluran sembako sebagai wujud nyata pengabdian dan semangat Pengayoman.
JAKARTA — Kementerian Hukum memperkuat kepedulian sosial dan kebermanfaatan bagi masyarakat melalui rangkaian kegiatan Bakti Sosial dalam rangka memperingati Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026, yang dilaksanakan di Graha Pengayoman, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut mencakup donor darah, bazaar UMKM, Lomba Vokal Kebangsaan, dan Lomba Pesona Berkain Nusantara.

Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum turut menghadiri kegiatan yang dibuka oleh Kepala Badan Strategi Kebijakan Hukum (BSK Hukum) Andry Indrady. Dalam kesempatan tersebut, Andry menegaskan bahwa peringatan Hari Pengayoman perlu dimaknai sebagai momentum untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Keberhasilan sebuah institusi negara tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, dokumen yang dihasilkan, atau target yang dicapai, tetapi juga dari dampak yang dirasakan dan perubahan yang dihadirkan bagi masyarakat,” ujar Andry dalam sambutannya.
Rangkaian bakti sosial tersebut dirancang untuk memperluas manfaat pengabdian Kementerian Hukum. Donor darah menjadi wujud kepedulian kemanusiaan yang konkret, sementara bazaar UMKM berbasis kekayaan intelektual diarahkan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya perlindungan dan pengembangan karya.
Selain itu, kegiatan Kemenkum Peduli telah mencakup layanan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar BPHN yang diikuti 100 orang, sunatan massal dengan 12 anak menerima layanan, serta penyaluran 100 paket sembako kepada masyarakat sekitar BPHN dan 750 paket kepada masyarakat serta pihak yang membutuhkan dalam rangka Hari Pengayoman ke-81. Pada kegiatan donor darah, tercatat 300 orang mendaftar dengan dukungan tenaga medis RSPAD sebanyak 17 orang.
Sekretaris BSK Hukum Dwi Harnanto dalam laporannya menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian dan solidaritas sosial, memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, serta mendorong pemberdayaan ekonomi melalui promosi dan perluasan akses pasar bagi produk UMKM.
Andry menekankan bahwa semangat kepedulian perlu menjadi bagian dari budaya kerja dan pengabdian Kementerian Hukum. “Kepedulian harus menjadi budaya, kolaborasi menjadi cara kerja, dan kebermanfaatan menjadi ukuran dari pengabdian kita,” katanya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kementerian Hukum menegaskan bahwa semangat Pengayoman tidak hanya diwujudkan melalui regulasi dan pelayanan hukum, tetapi juga melalui kepekaan sosial, kolaborasi, serta aksi nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat. Momentum Hari Pengayoman ke-81 sekaligus menjadi penguatan komitmen agar keberadaan institusi negara semakin dirasakan melalui pelayanan dan pengabdian yang berdampak.





