Kegiatan Kepala BPSDM Hukum Kamis 15 Oktober 2026
Kepala BPSDM Hukum menutup Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIV Tahun Anggaran 2026 yang diikuti 60 peserta dari Kementerian Hukum dan kementerian/lembaga mitra. Seluruh peserta dinyatakan lulus. Pelatihan ini diharapkan melahirkan pemimpin strategis yang adaptif, berintegritas, dan kolaboratif, serta mampu mengimplementasikan proyek perubahan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik.
Kepala BPSDM Hukum Menutup Kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIV Tahun Anggaran 2026
* Kepala BPSDM Hukum menghadiri kegiatan Penutupan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIV Metode Blended Learning Tahun Anggaran 2026 yang turut dihadiri oleh Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran LAN RI, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta perwakilan Pimpinan Tinggi Kementerian/Lembaga. Kegiatan ini menandai berakhirnya rangkaian pelatihan yang telah membekali peserta dengan kompetensi kepemimpinan strategis, mulai dari pembelajaran klasikal dan mandiri, e-learning, Visitasi Kepemimpinan Nasional di Provinsi Jawa Barat, hingga aktualisasi proyek perubahan di tempat kerja.
* Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIV diikuti oleh 40 peserta dari Kementerian Hukum dan 20 peserta dari kementerian/lembaga mitra. Pelatihan ini diarahkan untuk memperkuat kepemimpinan adaptif dalam transformasi tata kelola, meningkatkan kemampuan peserta dalam menganalisis permasalahan strategis, membangun kolaborasi lintas instansi, serta menghasilkan inovasi yang mampu menjawab tantangan organisasi dan kebutuhan masyarakat.
* Para peserta diharapkan mampu menerapkan kompetensi kepemimpinan strategis dan menindaklanjuti proyek perubahan secara konsisten dan berkelanjutan di instansi masing-masing. Proyek perubahan tidak berhenti pada penyelesaian pelatihan, tetapi harus menjadi bagian dari pengembangan organisasi yang dievaluasi berdasarkan indikator yang jelas, peningkatan kinerja, serta manfaat nyata bagi masyarakat.
* Dari total 60 peserta, 100% dinyatakan lulus. Hasil pelatihan diharapkan dapat mendorong lahirnya pemimpin yang adaptif, berintegritas, kolaboratif, dan mampu menghadirkan perubahan yang berdampak bagi organisasi maupun pelayanan publik.