Berita BPSDM

Wisnu Nugroho Sebut Tiga Kunci Kinerja ASN: Integritas, Kualitas, Kolaborasi

Penulis: Mulyadi WhatsApp
Wisnu Nugroho Sebut Tiga Kunci Kinerja ASN: Integritas, Kualitas, Kolaborasi

Kepala BPSDM Hukum Wisnu Nugroho Dewanto menegaskan integritas, kualitas, dan kolaborasi sebagai tiga kunci utama dalam memperkuat kinerja ASN. Dalam apel pagi di Kampus Pengayoman Pancasila, Depok, Senin (14/9/2026), Wisnu mengingatkan pentingnya evaluasi kinerja dan anggaran, menindaklanjuti rekomendasi BPK, serta memperkuat sinergi antarunit agar setiap pekerjaan tidak sekadar selesai, tetapi benar, berkualitas, bermanfaat, dan berdampak bagi organisasi.

Wisnu Nugroho Sebut Tiga Kunci Kinerja ASN: Integritas, Kualitas, Kolaborasi

DEPOK — Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum Wisnu Nugroho Dewanto menyebut integritas, kualitas, dan kolaborasi sebagai tiga hal yang perlu menjadi fondasi kinerja aparatur sipil negara (ASN). Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi BPSDM Hukum di Kampus Pengayoman Pancasila, Depok, Senin (14/9/2026).

“Jangan hanya memastikan pekerjaan selesai, tetapi pastikan pekerjaan itu benar dan bermanfaat,” ujar Wisnu dalam arahannya.

Apel tersebut diikuti jajaran pimpinan tinggi BPSDM Hukum, Badan Strategi Kebijakan (BSK), Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin), serta pejabat manajerial dan nonmanajerial. Dalam arahannya, Wisnu menekankan bahwa integritas menjadi dasar bagi setiap pegawai dalam melaksanakan tugas sesuai ketentuan dan prinsip pemerintahan yang baik.

Ia juga meminta seluruh jajaran melakukan evaluasi terhadap target kinerja dan anggaran pada triwulan ketiga. Pekerjaan yang seharusnya dapat diselesaikan lebih awal perlu segera ditinjau agar tidak terjadi penundaan dan penumpukan pekerjaan. Evaluasi dilakukan dengan mempertahankan hal-hal yang telah berjalan baik sekaligus memperbaiki bagian yang masih memiliki kekurangan.

“Yang perlu kita lihat bukan hanya apakah pekerjaan selesai, tetapi seberapa baik hasilnya dan seberapa besar manfaat yang dapat kita berikan,” katanya.

Dalam aspek kualitas, Wisnu turut mengingatkan jajaran untuk menjadikan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2025 sebagai bahan evaluasi dalam pelaksanaan tugas pada 2026. Catatan dan rekomendasi BPK perlu menjadi perhatian bersama agar pelaksanaan tugas semakin tertib dan tidak menimbulkan temuan yang berulang.

Sementara itu, kolaborasi diperlukan untuk memastikan setiap unit bekerja dalam satu arah. Wisnu menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara BPSDM Hukum, BSK, dan Poltekpin agar setiap unit dapat saling mendukung. BPSDM Hukum memiliki tanggung jawab dalam mendukung terwujudnya ASN yang berkualitas sehingga kerja bersama menjadi bagian penting dalam mencapai tujuan organisasi.

Pada apel tersebut, BPSDM Hukum juga memberikan penghargaan kepada Herlina Milasari sebagai pegawai teladan dari Pusat Pengembangan Pelatihan Teknis dan Kepemimpinan (Pusbanglat Tekpim). Wisnu menyampaikan apresiasi atas loyalitas dan dedikasi yang ditunjukkan. Menurut dia, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan organisasi yang perlu terus dikembangkan dalam kerangka sistem merit.

“Selamat kepada penerima penghargaan. Pertahankan dedikasi dan jadikan ini momentum agar setiap orang dapat memberikan yang terbaik untuk organisasi,” ujar Wisnu.

Apel juga diisi dengan penghormatan dan doa bagi tiga ASN yang gugur. Seluruh peserta menundukkan kepala sebagai bentuk penghormatan dan duka cita, sekaligus mengenang dedikasi para almarhum dan mendoakan keluarga yang ditinggalkan.

Wisnu menegaskan, budaya kerja perlu dibangun melalui kedisiplinan dan keberanian melakukan perbaikan. Dengan integritas sebagai landasan, kualitas sebagai ukuran, dan kolaborasi sebagai cara kerja, setiap tugas diharapkan tidak berhenti pada penyelesaian administratif, tetapi menghasilkan pekerjaan yang benar, bermanfaat, dan berdampak.

Bagikan Berita