Kepala BPSDM Hukum Wisnu Nugroho Dewanto memberikan pengarahan kepada jajaran Balai Pelatihan Hukum (Bapelkum) Semarang melalui kegiatan Energy Boost ala Wisnu Nugroho, Jumat (21/8/2026). Dalam arahannya, Wisnu menekankan pentingnya bekerja secara profesional, penuh tanggung jawab, dan berorientasi pada kontribusi nyata bagi organisasi. Ia juga membagikan pengalaman perjalanan kariernya sebagai inspirasi agar setiap pegawai menjadikan pekerjaan sebagai bentuk pengabdian dan kesempatan memberikan manfaat bagi kemajuan organisasi.

1. Kepala BPSDM Hukum Memberikan Pengarahan kepada Jajaran Bapelkum Semarang
• Kepala BPSDM Hukum memberikan pengarahan kepada jajaran Balai Pelatihan Hukum (Bapelkum) Semarang melalui kegiatan “Energy Boost ala Wisnu Nugroho” yang diselenggarakan pada Jumat, 21 Agustus 2026, bertempat di Bapelkum Semarang. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pimti Pratama BPSDM Hukum, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah dan jajaran, serta Kepala Bapelkum Semarang dan jajaran.
• Kepala BPSDM Hukum memberikan motivasi kepada seluruh jajaran dengan menekankan pentingnya bekerja secara sungguh-sungguh, profesional, dan berorientasi pada kontribusi nyata bagi organisasi. Kepala Badan juga membagikan pengalaman perjalanan karier sebagai aparatur sipil negara sebagai refleksi bahwa setiap tahapan pengabdian perlu dijalani dengan rasa syukur, tanggung jawab, dan komitmen untuk memberikan kinerja terbaik.
• Kepala Badan berpesan agar setiap pegawai tidak bekerja sekadar untuk menggugurkan kewajiban, tetapi menjadikan pekerjaan sebagai bentuk pengabdian serta kesempatan untuk memberikan manfaat dan kemajuan bagi organisasi.

2. Kepala BPSDM Hukum Melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pada Kegiatan Lokakarya Nasional KUHP dan KUHAP Baru.
• Kepala BPSDM Hukum menghadiri sekaligus melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPSDM Hukum dengan Fakultas Hukum Universitas Diponegoro serta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
• Perjanjian kerjasama menjadi langkah konkret penguatan sinergi di bidang pendidikan, pengembangan kompetensi, pembelajaran, dan pertukaran pengetahuan untuk meningkatkan kapasitas SDM hukum serta mendukung kesiapan implementasi KUHP dan KUHAP baru, termasuk pemahaman terhadap pendekatan pemidanaan yang lebih modern dan humanis.
• Melalui tindak lanjut kerja sama yang terarah dan berkelanjutan, BPSDM Hukum diharapkan semakin memperkuat perannya dalam menyiapkan SDM hukum yang kompeten, adaptif, dan responsif terhadap pembaruan hukum pidana nasional, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan.
• Penandatanganan dilaksanakan pada kegiatan Lokakarya Nasional KUHP dan KUHAP Baru bertema “Penyelarasan Ide Dasar dalam Mewujudkan Alternatif Pemidanaan Modern di Indonesia” di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Semarang, Jumat, 21 Agustus 2026.
• Kegiatan Lokakarya dihadiri oleh Wakil Menteri Hukum, Kepala BPSDM Hukum beserta jajaran, akademisi, serta pemangku kepentingan bidang hukum.
• Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Hukum menyampaikan sambutan dengan esensi : bahwa Penguatan pemahaman menjadi penting mengingat KUHP baru membawa pendekatan pemidanaan yang lebih modern dengan tetap menempatkan pidana penjara sebagai salah satu pidana pokok, implementasi KUHP dan KUHAP baru memerlukan proses pembelajaran, evaluasi, dan penyelarasan secara berkelanjutan yang melibatkan akademisi, aparat penegak hukum, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya.
• Kegiatan berlangsung dengan baik dan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan bidang hukum dalam mendukung terwujudnya sistem hukum yang modern, humanis, efektif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.