
Kepala BPSDM Hukum Mengikuti Pelatihan Bagi Pengajar Diklat PIP Kualifikasi Madya dan Pratama Angkatan III Tahun 2025 Hari Ke-2
• Pada hari kedua Pelatihan Bagi Pengajar Diklat PIP Kualifikasi Madya dan Pratama Angkatan III Tahun 2025, Kepala BPSDM Hukum mengikuti pelatihan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom. Pelatihan dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB, dengan empat materi utama yang dibawakan oleh para ahli di bidangnya. Acara ini bertempat di ruang Kepala BPSDM Hukum, dan meskipun dilaksanakan secara virtual, seluruh peserta tetap antusias mengikuti rangkaian pelatihan yang sangat penting bagi pengembangan kualitas pengajaran di lingkungan BPSDM Hukum.
• Pada sesi pertama, peserta mengikuti materi mengenai "Kedudukan Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara," yang memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana Pancasila menjadi dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Materi kedua yang disampaikan oleh Raharjo membahas tentang "Demokrasi Pancasila," yang mengkaji sistem demokrasi yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila. Selanjutnya, Prof. Abdulahanna memaparkan materi tentang "Sistem Ekonomi Pancasila," yang menyoroti penerapan ekonomi yang adil dan berkeadilan. Sesi terakhir dipandu oleh Slamet Wahyudi yang menjelaskan tentang "Pembangunan Nasional Berdasarkan Pancasila," yang menekankan pentingnya pembangunan yang berlandaskan pada prinsip-prinsip Pancasila untuk mencapai kemajuan yang merata di seluruh Indonesia.
• Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam bagi pengajar di BPSDM Hukum mengenai penerapan Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam konteks politik, ekonomi, maupun sosial. Dengan mengikuti pelatihan ini, para pengajar diharapkan mampu menyampaikan materi yang lebih berkualitas dan aplikatif, serta membentuk generasi penerus yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pelatihan ini juga memberikan bekal bagi para pengajar untuk meningkatkan efektivitas dalam proses pendidikan dan pelatihan, sehingga tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat tercapai dengan optimal.