
Menteri Hukum Apresiasi Taruna Poltekpin: Pengabdian Nyata sebagai Fondasi Aparatur Berintegritas
- Menteri Hukum Supratman Andi Agtas memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada 119 taruna Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) atas keberhasilan mereka melaksanakan misi kemanusiaan di Aceh Tamiang. Dalam acara ramah tamah di Graha Pengayoman Kementerian Hukum, Menteri Hukum menegaskan bahwa pengabdian nyata kepada masyarakat merupakan esensi utama pembentukan aparatur negara, melampaui kecerdasan akademik semata. Ia mengingatkan para taruna untuk senantiasa menjaga integritas, kepekaan sosial, serta kerendahan hati, seraya menekankan bahwa sikap merasa “menjadi orang penting” adalah penyakit hati yang harus dilawan oleh setiap pelayan publik.
- Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPSDM Hukum Gusti Ayu Putu Suwardani melaporkan pelaksanaan misi kemanusiaan yang melibatkan 77 taruna jurusan Pemasyarakatan dan 42 taruna jurusan Imigrasi. Misi tersebut merupakan penugasan mendadak pada 7 Januari 2026, di mana para taruna yang tengah menjalani masa libur rela membatalkan kepulangan demi membantu pemulihan pascabencana banjir di Aceh Tamiang. Selama 12 hari kerja, para taruna melakukan pembersihan Lapas Kelas IIB Kuala Simpang, fasilitas pendidikan, serta rumah dinas pegawai, meskipun dihadapkan pada kondisi medan berat dan sejumlah kendala kesehatan ringan akibat kelelahan.
- Pengalaman lapangan ini dinilai memberikan pembelajaran mendalam bagi para taruna, sebagaimana disampaikan oleh dosen pendamping dan perwakilan taruna. Mereka menekankan bahwa misi kemanusiaan tersebut menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi serta sarana pembentukan karakter melalui kerja sama, empati, dan ketangguhan. Menutup acara, Menteri Hukum menegaskan bahwa keterlibatan langsung di wilayah bencana telah membentuk karakter taruna melampaui kurikulum formal, sekaligus meneguhkan nilai “Ikhlas Bekerja, Semangat Kemanusiaan, dan Kerja Nyata” sebagai identitas calon pemimpin di lingkungan Kementerian Hukum.