
Kepala BPSDM Hukum Hadiri Peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026 : Perkuat Komitmen Pengembangan SDM Berbasis Inovasi
- Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum, menghadiri Peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual di kawasan Car Free Day Sarinah, Jakarta. Kegiatan yang mengusung tema “Kekuatan Kekayaan Intelektual dalam Dunia Olahraga” ini menjadi momentum strategis dalam mendorong kekayaan intelektual sebagai pilar utama pembangunan ekonomi nasional berbasis inovasi. Kehadiran Kepala BPSDM Hukum bersama jajaran Pimpinan Tinggi Pratama merupakan bentuk nyata dukungan terhadap penguatan kapasitas sumber daya manusia hukum, khususnya di bidang kekayaan intelektual yang semakin relevan dalam dinamika ekonomi modern;
- Rangkaian kegiatan diawali dengan fun walk yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, dilanjutkan dengan acara utama yang menghadirkan sambutan Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas. Dalam arahannya, Menteri Hukum menegaskan bahwa sektor olahraga kini telah bertransformasi menjadi industri bernilai ekonomi tinggi, sehingga perlindungan dan komersialisasi kekayaan intelektual menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Hampir seluruh produk dalam industri olahraga, mulai dari apparel hingga peralatan, memiliki unsur kekayaan intelektual yang bernilai strategis. Oleh karena itu, pemerintah mendorong masyarakat dan pelaku usaha untuk aktif mendaftarkan kekayaan intelektual tidak hanya sebagai perlindungan hukum, tetapi juga sebagai aset ekonomi yang produktif;
- Lebih lanjut, pemerintah terus memperkuat ekosistem kekayaan intelektual melalui kolaborasi lintas sektor, transformasi digital layanan publik, serta pengembangan skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah industri, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong inovasi nasional yang berdaya saing global. Sejalan dengan hal tersebut, kehadiran Kepala BPSDM Hukum mencerminkan peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia hukum yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap perkembangan ekonomi kreatif. Peringatan ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga penguatan komitmen bersama dalam menjadikan kekayaan intelektual sebagai motor penggerak ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan.