
Evaluasi dan Inovasi Pelatihan ASN: Expose Hasil Pasca Pelatihan BPSDM Hukum 2025
• Kepala BPSDM Hukum Kementerian Hukum Republik Indonesia membuka Expose Hasil Evaluasi Pasca Pelatihan (EPP) Tahun Anggaran 2025 di Auditorium Pengayoman Pancasila. Acara ini bertujuan untuk menunjukkan dampak nyata dari pelatihan terhadap kinerja ASN di tempat kerja dan memperkuat kebijakan pengembangan kompetensi ASN. Berbagai hasil evaluasi dan analisis dampak pelatihan akan dipresentasikan untuk mengidentifikasi keberhasilan dan hambatan dalam penerapan hasil pelatihan di lingkungan kerja, serta memberikan rekomendasi perbaikan kurikulum dan metode pelatihan.
• Gusti Ayu Putu Suwardani, berharap acara ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga ajang diskusi yang produktif. Hadir dalam acara ini berbagai stakeholder penting, seperti Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas ASN LAN yang diwakili oleh Dr. Tri Saksono, Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN LAN yang diwakili oleh Hartoto, Kepala Biro Perencanaan dan SDM Kemenkum, Inspektur Wilayah I Inspektorat Jenderal Kemenkum, serta pimpinan tinggi pratama BPSDM Hukum dan pakar independen.
• Acara ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor upendukung dan penghambat dalam penerapan pelatihan di tempat kerja serta untuk memberikan rekomendasi spesifik yang relevan dengan kebutuhan organisasi. Dengan semangat menuju Indonesia Emas 2045, expose ini diharapkan dapat memperkuat kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan melalui ASN yang lebih kompeten, adaptif, dan profesional.

Meninjau Pelaksanaan Pelatihan Fisik Mental Disiplin (FMD) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penuh Waktu Tahun Anggaran 2025
• Kepala BPSDM Hukum melakukan peninjauan terkait Pelaksanaan Pelatihan Fisik Mental Disiplin (FMD) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penuh Waktu Tahun Anggaran 2025 di lingkungan BPSDM Hukum. Dalam kesempatan ini, Kepala BPSDM berinteraksi langsung dengan para peserta pelatihan dan menyampaikan pentingnya penguatan fisik, mental, dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Beliau menekankan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk membentuk pegawai PPPK yang tidak hanya kompeten dalam bidangnya, tetapi juga memiliki daya tahan fisik dan mental yang kuat untuk menghadapi tantangan tugas di lapangan.
• Selama peninjauan, Kepala BPSDM juga memberikan motivasi kepada peserta agar terus bersemangat dalam mengikuti setiap sesi pelatihan, yang mencakup berbagai aspek fisik, mental, dan disiplin yang relevan dengan tuntutan pekerjaan. Beliau menyatakan bahwa pelatihan ini sangat penting dalam meningkatkan kinerja dan profesionalisme PPPK, yang nantinya akan berperan besar dalam mendukung tercapainya tujuan organisasi dan pelayanan publik yang lebih baik. Selain itu, Kepala BPSDM juga mendengarkan masukan dan feedback dari peserta pelatihan terkait pelaksanaan program ini untuk terus meningkatkan kualitas pelatihan di masa mendatang.
• Sebagai penutup, Kepala BPSDM Hukum mengajak seluruh peserta pelatihan untuk terus meningkatkan disiplin diri dan menjaga semangat dalam menjalani pelatihan ini. Dengan komitmen tinggi terhadap peningkatan kualitas diri, diharapkan para peserta dapat menjadi pegawai PPPK yang lebih siap menghadapi tugas-tugas negara dengan lebih tangguh dan profesional. Kepala BPSDM juga mengingatkan bahwa pelatihan FMD ini adalah salah satu langkah untuk memastikan kualitas sumber daya manusia yang mumpuni, yang akan berkontribusi pada kesuksesan dan keberhasilan pelayanan publik di Indonesia.

Api Semangat Bela Negara : Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme dalam Pelatihan FMD PPPK 2025
• Kepala BPSDM Hukum memimpin kegiatan Api Semangat Bela Negara dalam rangka Pelatihan Fisik Mental Disiplin (FMD) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penuh Waktu Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini diselenggarakan untuk menumbuhkan semangat kebangsaan dan jiwa nasionalisme di kalangan peserta pelatihan, serta memperkuat nilai-nilai dasar yang harus dimiliki oleh setiap ASN dalam mengemban tugas negara. Dalam sambutannya, Kepala BPSDM mengajak para peserta untuk senantiasa mengingat pentingnya komitmen dalam membangun negara, dengan landasan moral yang kuat dan sikap profesionalisme yang tinggi.
• Selama acara tersebut, Kepala BPSDM menyampaikan pesan-pesan penting yang harus dipegang teguh oleh setiap peserta, antara lain meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjaga kehormatan dalam bekerja, serta memprioritaskan kepentingan bangsa di atas segalanya. Selain itu, beliau juga mengingatkan agar peserta tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat merusak persatuan bangsa dan selalu menjaga kekompakan di dalam menjalankan tugas. Pesan-pesan ini menjadi landasan bagi peserta pelatihan untuk tidak hanya fokus pada pengembangan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter yang dapat memperkuat bangsa dan negara.
• Di akhir acara, Kepala BPSDM Hukum menegaskan pentingnya menjaga soliditas tim dalam setiap bidang profesi yang dijalankan. Beliau berharap bahwa kegiatan Api Semangat Bela Negara ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus berkomitmen dalam menjalankan tugas negara dengan penuh tanggung jawab. Sebagai penutup, Kepala BPSDM berharap bahwa semangat bela negara yang dibangun dalam kegiatan ini akan terus membawa dampak positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung keberhasilan pembangunan nasional.