

Kepala BPSDM Hukum Pimpin KOPI HANGAT : Perkuat Kolaborasi Widyaiswara untuk Pengembangan Kompetensi ASN
• Kepala BPSDM Hukum memimpin rapat kegiatan KOPI HANGAT (Kolaborasi Pemikiran Widyaiswara Handal dan Bersemangat) yang diselenggarakan di Guest House BPSDM Hukum Kampus Pengayoman Pancasila. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari tugas dan fungsi BPSDM Hukum dalam menyelenggarakan pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang hukum, sekaligus menjadi forum koordinasi dan penguatan peran widyaiswara sebagai unsur strategis dalam pelaksanaan pelatihan ASN. Dalam arahannya, Kepala BPSDM Hukum menegaskan bahwa widyaiswara memiliki posisi penting dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan pelatihan, baik dari sisi substansi materi, metodologi pembelajaran, maupun pembentukan kualitas ASN yang profesional dan berintegritas. Melalui forum ini, BPSDM Hukum juga mendorong terciptanya sinergi yang semakin kuat antara pimpinan dan widyaiswara dalam mendukung transformasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan organisasi;
• Rapat KOPI HANGAT dihadiri oleh jajaran pimpinan, para kepala pusat, kepala bagian, ketua tim kerja, serta widyaiswara di lingkungan BPSDM Hukum. Kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun masukan, memperkuat komunikasi, dan menyamakan persepsi terkait pelaksanaan pelatihan serta pengembangan kompetensi ASN yang lebih efektif dan berkelanjutan. Dalam diskusi yang berlangsung aktif, para widyaiswara menyampaikan sejumlah masukan strategis terkait pelibatan dalam seluruh proses bisnis pelatihan, penguatan sistem sertifikasi dan akreditasi, hingga kebutuhan pemanfaatan teknologi pembelajaran berbasis digital. Selain itu, peningkatan koordinasi dan keterbukaan informasi antara penyelenggara pelatihan dan widyaiswara turut menjadi perhatian bersama agar penyusunan bahan ajar, evaluasi pembelajaran, dan penugasan pengajar dapat berjalan lebih terencana, terukur, dan professional;
• Sebagai hasil dari kegiatan ini, BPSDM Hukum memperoleh berbagai masukan substantif yang akan menjadi bahan tindak lanjut dalam penguatan sistem pengembangan kompetensi ASN di bidang hukum. Kepala BPSDM Hukum menyampaikan komitmen untuk menindaklanjuti kebutuhan strategis widyaiswara melalui koordinasi lintas unit secara bertahap, termasuk penguatan ekosistem pembelajaran yang kolaboratif dan adaptif serta percepatan pembangunan pusat sertifikasi di lingkungan BPSDM Hukum. Melalui kegiatan KOPI HANGAT, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin solid antara pimpinan dan widyaiswara, meningkatnya kualitas penyelenggaraan pelatihan, serta terciptanya aparatur yang kompeten, responsif terhadap perubahan, dan mampu memberikan pelayanan publik di bidang hukum secara optimal dan berkelanjutan.

Kepala BPSDM Hukum Pimpin Rapat Pembahasan Materi Webinar Internasional Seri Literasi Keagamaan Lintas Budaya dalam Rangka Hari Lahir Pancasila
• Kepala BPSDM Hukum memimpin rapat pembahasan materi sebagai narasumber dalam Webinar Internasional Seri Literasi Keagamaan Lintas Budaya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, yang akan diselenggarakan oleh BPSDM Hukum Kementerian Hukum Republik Indonesia bersama Institut Leimena, dengan dukungan Templeton Religion Trust. Rapat dilaksanakan di ruang Rapat Kepala BPSDM Hukum sebagai bagian dari persiapan substansi dan penguatan materi yang akan disampaikan dalam forum internasional tersebut. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan tugas dan fungsi BPSDM Hukum dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang hukum sekaligus memperkuat peran institusi dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan moderasi di tengah dinamika sosial budaya yang semakin beragam. Dalam arahannya, Kepala BPSDM Hukum menekankan pentingnya menyampaikan nilai Pancasila sebagai dasar negara sekaligus panduan hidup bersama yang mampu menjadi fondasi persatuan dalam keberagaman bangsa Indonesia;
• Pembahasan materi diikuti oleh jajaran terkait di lingkungan BPSDM Hukum dan difokuskan pada penyelarasan substansi presentasi mengenai relevansi Pancasila dalam konteks literasi keagamaan lintas budaya, penguatan karakter kebangsaan, serta kontribusi Indonesia dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah kemajemukan. Materi yang dibahas mencakup nilai Pancasila sebagai jiwa pemersatu bangsa, praktik penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, penguatan identitas nasional menuju visi Indonesia Emas 2045, hingga strategi pengembangan Kampus Pengayoman Pancasila sebagai ruang pembelajaran nilai kebangsaan dan toleransi. Forum rapat juga membahas pendekatan penyampaian materi agar mampu memberikan perspektif yang komprehensif kepada peserta internasional mengenai pengalaman Indonesia dalam merawat keberagaman melalui nilai-nilai Pancasila yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kemanusiaan;
• Sebagai hasil kegiatan, tersusun penyempurnaan materi paparan Kepala BPSDM Hukum yang lebih sistematis, substantif, dan selaras dengan tema webinar internasional. Rapat menghasilkan sejumlah penguatan narasi utama terkait posisi Pancasila sebagai fondasi persatuan bangsa, pentingnya literasi keagamaan lintas budaya dalam memperkuat harmoni sosial, serta komitmen BPSDM Hukum dalam menyiapkan ruang pembelajaran yang kolaboratif dan berkelanjutan bagi generasi muda dan aparatur. Melalui pembahasan ini diharapkan penyampaian Kepala BPSDM Hukum pada webinar internasional dapat berjalan optimal, memperkuat citra BPSDM Hukum di tingkat nasional maupun global, serta menegaskan kontribusi Indonesia dalam membangun peradaban yang damai, toleran, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.