
Kepala BPSDM Hukum Mmemberikan Materi Kebijakan Pengembangan SDM dan Overview Kampus Pengayoman Pancasila pada Kegiatan FMD Tahun Anggaran 2025
• Kepala BPSDM Hukum memberikan materi Kebijakan Pengembangan SDM dan Overview Kampus Pengayoman Pancasila pada Kegiatan FMD Tahun Anggaran 2025 dimulai dengan penguatan nilai-nilai Pancasila dalam konteks pengembangan sumber daya manusia. Dalam sambutannya, Kepala BPSDM Hukum menekankan pentingnya sumber daya manusia yang cakap dan andal, yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi bagi pengayoman masyarakat. Dengan menciptakan ASN yang berkarakter Pancasila, diharapkan dapat mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi rakyat, sekaligus mewujudkan tata kelola birokrasi yang lebih efektif dan efisien.
• Selain itu, materi yang disampaikan juga berfokus pada penanaman nilai-nilai Pancasila dalam setiap program pendidikan dan pelatihan di lingkungan BPSDM Hukum. Kampus Pengayoman Pancasila, sebagai inisiatif utama, bertujuan untuk memperkuat reformasi hukum dan pembangunan SDM yang berintegritas tinggi. Program ini tidak hanya mendidik para ASN dengan ilmu hukum, tetapi juga membekali mereka dengan nilai-nilai moral, nasionalisme, dan semangat pengayoman yang mendalam. Dengan demikian, BPSDM Hukum berkomitmen untuk menghasilkan aparatur yang tidak hanya profesional tetapi juga memiliki komitmen terhadap NKRI.
• Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BPSDM Hukum untuk mendukung misi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden dalam penguatan karakter ASN yang berintegritas dan berkompeten. BPSDM Hukum terus menerapkan program Kampus Pengayoman Pancasila untuk membentuk ASN yang tidak hanya memahami hukum, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta memiliki jiwa pengabdian yang tinggi kepada negara. Melalui program ini, diharapkan ASN dapat menjunjung tinggi prinsip keadilan, keberagaman, dan pengayoman kepada masyarakat Indonesia.

Pembukaan Kegiatan Workshop Pengembangan Simulasi Simulasi Role Play Dalam Assessment Center Tahun Anggaran 2025
• Kepala BPSDM Hukum membuka Kegiatan Workshop Pengembangan Simulasi Role Play dalam Assessment Center Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi asesor SDM Aparatur, yang telah terwujud dengan keberhasilan Pusat Penilaian Kompetensi BPSDM Kementerian Hukum dalam mendapatkan predikat Akreditasi A. Workshop ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik simulasi role play dalam assessment center sebagai metode efektif dalam menilai kompetensi aparatur, terutama dalam situasi kerja nyata.
• Simulasi role play menjadi sangat relevan dalam dinamika dunia kerja modern yang penuh tantangan, karena mampu menggali pengetahuan, keterampilan, serta perilaku kerja dari peserta. Metode ini mengajak peserta untuk berpikir cepat, mengambil keputusan, bernegosiasi, serta mengelola emosi dalam situasi yang dirancang sesuai skenario tertentu. Workshop ini tidak hanya akan memberikan teori, namun juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengasah kemampuan mereka dalam merancang, mengembangkan, dan menerapkan skenario yang objektif dan relevan dengan tantangan pekerjaan saat ini.
• Melalui workshop ini, diharapkan para asesor dapat memahami prinsip penyusunan soal role play yang berorientasi pada kinerja dan objektivitas, serta mampu merancang skenario yang relevan dengan kebutuhan jabatan. Selain itu, asesor juga diharapkan dapat melakukan observasi dan penilaian yang adil dan dapat dipertanggungjawabkan, serta menyatukan persepsi dalam standar penilaian untuk menghasilkan asesmen yang lebih valid dan reliabel. Workshop ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas asesor SDM Aparatur yang lebih berdaya saing dan mampu menghasilkan SDM aparatur yang profesional, adaptif, dan berintegritas.