

Peringati Hari Lahir Pancasila : Kepala BPSDM Hukum Buka Webinar Internasional Literasi Keagamaan Lintas Budaya
- Kepala BPSDM Hukum membuka secara resmi Webinar Internasional Seri Literasi Keagamaan Lintas Budaya (LKLB) dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang mengangkat tema “Merajut Keberagaman: Nilai Pancasila sebagai Jiwa Pemersatu Bangsa.” Dalam sambutannya, Kepala BPSDM Hukum menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya forum internasional tersebut serta mengapresiasi kolaborasi bersama Institut Leimena yang didukung Templeton Religion Trust. Menurutnya, webinar ini menjadi ruang dialog strategis untuk memperkuat pemahaman lintas budaya dan lintas agama di tengah keberagaman masyarakat, sekaligus meneguhkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara;
- Kepala BPSDM Hukum menegaskan bahwa tema nasional Hari Lahir Pancasila tahun 2026, “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia,” memiliki keterkaitan erat dengan tema webinar yang diangkat. Ia menyampaikan bahwa kemampuan Indonesia dalam merawat persatuan di tengah keberagaman merupakan modal utama sekaligus contoh nyata bagi dunia internasional dalam membangun perdamaian yang berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan merajut harmoni di dalam negeri tidak hanya memperkuat persatuan nasional, tetapi juga menjadi kontribusi Indonesia dalam mendukung ketertiban dunia yang berlandaskan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana amanat konstitusi;
- Lebih lanjut, Kepala BPSDM Hukum menyampaikan bahwa program Literasi Keagamaan Lintas Budaya merupakan langkah konkret untuk membangun sikap saling menghormati, memperkuat toleransi, serta menumbuhkan kelenturan budaya di tengah perbedaan keyakinan dan latar belakang. Nilai-nilai kemanusiaan, musyawarah, dan penghormatan terhadap keberagaman yang terkandung dalam Pancasila dinilai sangat relevan dalam menjawab tantangan global saat ini. Menutup sambutannya, Kepala BPSDM Hukum secara resmi membuka Webinar Internasional Seri Literasi Keagamaan Lintas Budaya dengan harapan forum ini dapat memperkuat semangat kebangsaan sekaligus menghadirkan gagasan bersama untuk mewujudkan perdamaian yang inklusif di tingkat nasional maupun global.

Kepala BPSDM Hukum Tegaskan Pancasila sebagai Jiwa Pemersatu Bangsa dalam Webinar Internasional LKLB
- Kepala BPSDM Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani, Bc.IP., S.H., M.Si., menjadi narasumber dalam Webinar Internasional Seri Literasi Keagamaan Lintas Budaya (LKLB) dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang mengangkat tema “Merajut Keberagaman: Nilai Pancasila sebagai Jiwa Pemersatu Bangsa.” Kegiatan ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan internasional, diawali dengan ceramah kunci oleh Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej, S.H., M.Hum., serta pemaparan dari Prof. Brett G. Scharffs, Prof. Dr. M. Amin Abdullah, Prof. Katherine Marshall, dan Dr. Agus Sudrajat, S.Sos., M.A.. Dalam paparannya, Kepala BPSDM Hukum menegaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa besar yang dibangun di atas keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama, sehingga nilai-nilai Pancasila menjadi fondasi utama dalam menjaga harmoni, toleransi, dan persaudaraan kebangsaan;
- Lebih lanjut, Kepala BPSDM Hukum menyampaikan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya relevan bagi Indonesia, tetapi juga memiliki makna strategis dalam menjawab tantangan global. Di tengah meningkatnya polarisasi, konflik identitas, dan krisis kemanusiaan di berbagai belahan dunia, Pancasila menawarkan nilai harmoni dalam keberagaman, koeksistensi damai, pluralisme demokratis, serta keadilan sosial. Indonesia, menurutnya, memiliki pengalaman historis yang kuat dalam merawat persatuan di tengah kemajemukan, yang telah berakar sejak lahirnya semboyan Bhinneka Tunggal Ika pada masa Majapahit. Melalui komitmen BPSDM Hukum, nilai-nilai tersebut terus diperkuat melalui program Kampus Pengayoman Pancasila sebagai ruang internalisasi kebangsaan bagi aparatur dan masyarakat, guna menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045;
- Dalam sesi tanya jawab, Kepala BPSDM Hukum menjawab pertanyaan peserta terkait tantangan menjaga persatuan bangsa di era digital dan media sosial. Disampaikan bahwa derasnya arus informasi tanpa batas menuntut kesiapan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mampu menyaring dan merespons informasi secara bijak. Nilai-nilai Pancasila dari sila pertama hingga sila kelima perlu terus diimplementasikan melalui tindakan nyata, termasuk menghadirkan konten-konten positif yang relevan dengan perkembangan zaman sebagai sarana edukasi dan penguatan karakter di ruang digital. Menutup paparannya, Kepala BPSDM Hukum berharap seluruh ASN di bidang hukum dapat terus mengaktualisasikan nilai luhur Pancasila dalam pelaksanaan tugas sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, sekaligus pemersatu bangsa, dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas Tahun 2045.