Jakarta — Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani, mewakili Menteri Hukum Republik Indonesia menghadiri Pembukaan Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan ke-27 Tahun 2026 di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Senin (09/02). Kegiatan ini menjadi ruang strategis menyiapkan pemimpin nasional lintas sektor yang adaptif menghadapi dinamika geopolitik global dan tantangan menuju Indonesia Emas 2045.
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily menegaskan para peserta merupakan figur pilihan yang diutus pimpinan institusi dan tokoh masyarakat. “Peserta P3N adalah calon pemimpin strategis bangsa yang diharapkan mampu memahami dinamika geopolitik, geostrategi, serta lingkungan strategis global, regional, dan nasional,” ujarnya.
Ia juga menekankan peran Lemhannas sebagai pusat pendidikan kader pimpinan nasional sekaligus lembaga pemikiran strategis. “Ketahanan nasional saat ini tidak hanya ditentukan kekuatan militer, tetapi juga kualitas SDM, keteguhan ideologi, stabilitas politik, dan kemampuan menjaga kepentingan nasional,” kata Ace.
Mengusung tema “Pemantapan Kapasitas Pimpinan Tingkat Nasional guna Mendukung Asta Cita dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pendidikan ini membahas isu strategis, mulai dari ketahanan energi dan pangan, transformasi digital, bonus demografi, hingga dinamika geopolitik dan perubahan iklim.
Selama pendidikan, peserta memperoleh penguatan wawasan kebangsaan, paradigma ketahanan nasional, kepemimpinan strategis, serta isu aktual seperti digitalisasi pemerintahan, ekonomi hijau, dan konsolidasi demokrasi. Penguatan integritas dan komunikasi strategis juga dilakukan melalui kolaborasi dengan KPK RI.
Mewakili Menteri Hukum, Kepala BPSDM Hukum menegaskan komitmen penguatan kepemimpinan nasional. “Kementerian Hukum mendukung penuh lahirnya pemimpin profesional, berintegritas, dan kolaboratif yang mampu merumuskan kebijakan publik inovatif serta adaptif,” ujar Gusti Ayu.
Pada kegiatan ini, Kepala Pusat Analisis dan Evaluasi Hukum, Arfan Faiz Muhlizi, turut hadir sebagai peserta P3N Angkatan ke-27. Kehadirannya mencerminkan kontribusi aktif Kementerian Hukum dalam menyiapkan kader pimpinan nasional yang memiliki perspektif strategis dan wawasan kebangsaan yang kuat.
Ia berharap pendidikan ini melahirkan jejaring kepemimpinan nasional yang kuat dan rekomendasi kebijakan strategis. “P3N diharapkan menjadi ruang lahirnya gagasan konstruktif untuk menjaga ketahanan nasional dan mendorong pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.