Kongres PERMAHI X Dibuka, Mahasiswa Hukum Diajak Terus Membela Kepentingan Rakyat

BERITA BPSDM

WhatsApp Image 2026 02 02 at 20.38.53 7

Depok — 02 Februari 2026, Kongres Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) ke-X resmi dibuka di Auditorium Pengayoman Pancasila, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum, Senin (2 Februari 2026). Pembukaan kongres dihadiri ratusan mahasiswa hukum dari berbagai daerah di Indonesia.

WhatsApp Image 2026 02 02 at 20.38.53 3

Kepala BPSDM Hukum yang diwakili Sekretaris BPSDM Hukum, Jusman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BPSDM Hukum merasa terhormat menjadi tuan rumah pelaksanaan Kongres PERMAHI ke-X. Menurut Jusman, pelaksanaan kongres di lingkungan BPSDM Hukum mencerminkan kesamaan visi antara negara dan mahasiswa hukum dalam mengawal pembangunan serta penataan hukum nasional.

Jusman menjelaskan, pasca restrukturisasi kementerian, BPSDM Hukum kini berada di bawah Kementerian Hukum dengan mandat strategis dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia hukum. Di lingkungan BPSDM, berbagai pelatihan dan pendidikan terus dilaksanakan untuk mencetak perancang peraturan perundang-undangan, analis hukum, penyuluh hukum, serta profesi hukum lainnya yang dibutuhkan negara.

Pada kesempatan tersebut, Jusman juga menegaskan komitmen BPSDM Hukum dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia hukum melalui jalur pendidikan vokasi. Ia mengungkapkan bahwa Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) yang berada di bawah BPSDM Hukum telah memperoleh izin pembukaan program studi baru Hukum Terapan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Program studi jenjang Diploma IV (D4) tersebut mencakup bidang strategis, seperti Hukum Kekayaan Intelektual dan Perancangan Peraturan Perundang-undangan, dengan skema ikatan dinas. Kehadiran prodi baru ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan negara akan aparatur dan praktisi hukum yang profesional, aplikatif, serta berorientasi pada pelayanan publik.

“Adik-adik mahasiswa hukum memiliki ruang besar untuk bersinergi dengan negara, khususnya dalam penguatan kualitas SDM hukum. Kampus Pengayoman Pancasila ini kami buka seluas-luasnya sebagai ruang dialog, pembelajaran, dan pengabdian,” ujar Jusman.

WhatsApp Image 2026 02 02 at 20.38.53 5

Sambutan sekaligus pembukaan Kongres PERMAHI ke-X dilakukan oleh Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman. Dalam pidatonya, Habiburokhman menegaskan bahwa identitas aktivis tidak pernah lepas dari perjalanan hidup seorang pegiat hukum, apa pun posisi yang kelak dijalani.

“Sekali aktivis, tetap aktivis. Jabatan hanya aksesoris. Idealisme dan keberpihakan kepada keadilan itulah yang harus terus dibawa,” kata Habiburokhman di hadapan peserta kongres.

Habiburokhman juga menyinggung pengalaman panjang gerakan mahasiswa hukum dalam memperjuangkan reformasi hukum, khususnya pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Ia menilai KUHP baru menghadirkan paradigma yang lebih berkeadilan karena tidak semata-mata menekankan kepastian hukum, tetapi juga konteks serta rasa keadilan substantif bagi masyarakat.

Menurut Habiburokhman, mahasiswa hukum dan calon advokat memiliki peran penting sebagai pengawas kekuasaan sekaligus pelindung hak-hak rakyat. Ia mendorong kader PERMAHI untuk tetap menjaga idealisme, sekaligus memanfaatkan ruang-ruang konstitusional dalam sistem hukum dan politik guna menghadirkan perubahan nyata.

Kongres PERMAHI ke-X diharapkan menjadi momentum konsolidasi gagasan dan kepemimpinan mahasiswa hukum Indonesia, sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam mewujudkan hukum yang adil, humanis, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

WhatsApp Image 2026 02 02 at 20.38.53 6 

Cetak