Jakarta, — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Hukum menggelar sejumlah perlombaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Pengayoman ke-80. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum (BPSDM Hukum), Gusti Ayu Putu Suwardani, Kamis (21/8/2025), di Graha Pengayoman.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Dharma Wanita dari seluruh unit Eselon I Kemenkum serta Kantor Wilayah Kemenkum DKI Jakarta. Selain pengurus inti, jajaran lengkap pengurus DWP Kemenkum turut hadir dan menyemarakkan kegiatan.
Dalam sambutannya, Gusti Ayu menekankan bahwa seluruh rangkaian acara tidak hanya dimaksudkan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai bentuk ekspresi cinta terhadap tanah air dan institusi yang telah menjadi bagian dari pengabdian bersama.
“Seluruh kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan juga bentuk ekspresi cinta terhadap tanah air dan institusi yang kita cintai, yakni Kementerian Hukum,” kata Gusti Ayu. Ia menambahkan bahwa nilai-nilai seperti sportivitas, inklusivitas, dan kolaborasi menjadi semangat utama dalam kegiatan ini.
Rangkaian perlombaan yang digelar meliputi lomba menghias bunga, lomba karaoke, lomba permainan tradisional, serta bazar produk usaha mikro. Lomba menghias bunga menjadi salah satu kegiatan yang menyita perhatian karena merepresentasikan citra perempuan sebagai sosok yang anggun, kreatif, dan produktif.
Lebih jauh, Gusti Ayu mengajak seluruh peserta untuk menjadikan peringatan HUT Kemerdekaan RI dan Hari Pengayoman sebagai momen refleksi, tidak sekadar seremoni tahunan. Ia mempertanyakan sejauh mana insan Kemenkum telah memaknai kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari dan melaksanakan tugas pengayoman secara utuh.
“Sudahkah kita benar-benar merdeka dalam berpikir, bersikap, dan bertindak untuk kemajuan bangsa? Sudahkah kita menjalankan pengabdian dengan sepenuh hati dalam semangat Pengayoman yang melindungi, melayani, dan memberdayakan masyarakat?” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, BPSDM Hukum menegaskan pentingnya membangun sumber daya manusia secara utuh—bukan hanya dari sisi teknis dan profesional, tetapi juga dari segi karakter, empati, dan kebersamaan. Semangat kebangsaan dan kekeluargaan diharapkan tumbuh seiring dengan penguatan integritas dan kapabilitas ASN di lingkungan Kemenkum.
Pada perlombaan tradisional BPSDM Hukum meraih Juara 1 tarik tambang, balap karung, suporter terheboh, Juara 2 balap kelereng, makan kerupuk, Juara 3 memasukan paku ke botol.
\