Jakarta — Kepala BPSDM Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani, didampingi Sekretaris BPSDM Hukum, Jusman, turut menghadiri kegiatan bakti sosial berupa donor darah, bazar, dan santunan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pengayoman ke-80, Rabu (20/8).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Hukum, Eddy O.S. Hiariej, yang menegaskan bahwa perayaan HUT Pengayoman kali ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen pelayanan.
“Semangat pengayoman tidak hanya berhenti pada meja kerja atau ruang rapat, tetapi hadir di tengah masyarakat melalui tindakan nyata. Donor darah, bazar, dan santunan adalah wujud sederhana namun berdampak dari kepedulian kita,” ujar Wamenkum.
Dalam kesempatan tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPSDM Hukum juga mengambil peran dengan menghadirkan bazar produk-produk lokal yang memeriahkan suasana sekaligus menjadi wadah interaksi sosial bagi para pegawai dan masyarakat.
Selain donor darah dan bazar, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak-anak pegawai penyandang disabilitas sebagai bentuk perhatian Kementerian Hukum terhadap keluarga besar Pengayoman.
Sementara itu, Direktur Layanan Operasional PMI, dr. Astuti Giantini, mengingatkan pentingnya donor darah dalam menopang pelayanan kesehatan di rumah sakit. Ia menyebut kebutuhan darah di Indonesia masih tinggi, sementara ketersediaannya baru terpenuhi sebagian.
“Di RSCM saja, kebutuhan darah mencapai 12.000 kantong per bulan, dan baru 60 persen yang terpenuhi. Satu kali donor bisa menyelamatkan tiga nyawa sekaligus. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat berarti,” jelas Astuti.
Wamenkum Eddy Hiariej menutup sambutannya dengan mengajak seluruh pegawai untuk terus menjaga solidaritas dan semangat melayani.
“Kebersamaan ini harus menjadi energi positif untuk melanjutkan pengabdian kita kepada bangsa dan rakyat,” pungkasnya.
Kegiatan bakti sosial ini diharapkan menjadi tradisi berkelanjutan di lingkungan Kementerian Hukum, sejalan dengan semangat Pengayoman sebagai wujud nyata pelayanan dan kepedulian sosial.