
DEPOK — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum menguatkan internalisasi nilai-nilai Pancasila kepada peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan 76 melalui pembelajaran virtual yang diselenggarakan pada Senin (15/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membentuk pemimpin birokrasi yang berintegritas, adaptif, dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.
“Nilai-nilai Pancasila harus menjadi fondasi dalam setiap tindakan dan keputusan seorang pemimpin. Kepemimpinan yang berlandaskan Pancasila akan melahirkan birokrasi yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Kepala BPSDM Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani didampingi Kepala Pusat Pengembangan Pelatihan Teknis dan Kepemimpinan Mutia Farida.
Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting tersebut diikuti oleh peserta PKA Angkatan 76 dari berbagai instansi pemerintah. Melalui materi internalisasi Pancasila, peserta diajak memahami bagaimana nilai-nilai dasar bangsa dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas kepemimpinan, mulai dari pengambilan keputusan, pengelolaan organisasi, hingga pelayanan kepada masyarakat.
Penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi kepemimpinan administrator. Selain meningkatkan kemampuan manajerial, peserta didorong untuk mengedepankan prinsip kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial dalam menghadapi berbagai tantangan birokrasi yang semakin kompleks.
Program ini juga sejalan dengan komitmen BPSDM Hukum dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, khususnya dalam memperkokoh ideologi Pancasila serta memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, internalisasi nilai-nilai kebangsaan terus diintegrasikan ke dalam berbagai program pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan BPSDM Hukum.
Dalam sesi pembelajaran, peserta memperoleh pemahaman mengenai implementasi nilai-nilai Pancasila dalam praktik kepemimpinan sehari-hari. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat karakter aparatur negara sehingga tidak hanya kompeten dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki integritas dan tanggung jawab yang tinggi terhadap kepentingan publik.
Melalui PKA Angkatan 76, BPSDM Hukum menegaskan komitmennya untuk mencetak pemimpin administrator yang mampu menjadi teladan di lingkungan kerjanya masing-masing. Kehadiran pemimpin yang berkarakter Pancasila diharapkan dapat memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif dan berdampak bagi masyarakat.





