
Depok — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum Kementerian Hukum terus memperkuat budaya kerja yang berintegritas dan profesional melalui pelaksanaan apel pagi secara virtual yang diikuti seluruh pegawai BPSDM Hukum, pegawai Politeknik Pengayoman Indonesia, serta pegawai Balai Pelatihan Hukum Semarang, Balai Pelatihan Hukum Batam, dan Balai Pelatihan Hukum Bitung, Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini menjadi sarana konsolidasi organisasi dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

“Seluruh unit kerja perlu memastikan setiap target yang telah ditetapkan dapat diselesaikan dengan mengedepankan kualitas, integritas, serta semangat kebersamaan. Kinerja yang baik tidak hanya diukur dari terpenuhinya administrasi, tetapi juga dari manfaat dan dampak yang dihasilkan bagi organisasi dan masyarakat,” ujar Herlina Melasari, Pengembang Teknologi Pembelajaran Madya pada Pusat Pengembangan Pelatihan Teknis dan Kepemimpinan BPSDM Hukum, yang bertindak sebagai pembina apel.
Dalam amanatnya, Herlina menekankan pentingnya percepatan penyelesaian target pembangunan Zona Integritas Triwulan II Tahun 2026. Seluruh kelompok kerja diminta memastikan kelengkapan dan kualitas data dukung yang akan diunggah pada aplikasi Inspektorat Reformasi Birokrasi (IRB), sehingga proses evaluasi dapat berjalan optimal dan menghasilkan perbaikan berkelanjutan dalam tata kelola organisasi.
Selain itu, BPSDM Hukum juga mematangkan persiapan menghadapi visitasi reakreditasi yang akan dilaksanakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN). Kesiapan dokumen, alur layanan, serta koordinasi lintas unit menjadi fokus utama guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas penyelenggaraan pengembangan kompetensi aparatur di lingkungan Kementerian Hukum.
Penguatan kualitas kelembagaan tersebut menjadi bagian dari komitmen BPSDM Hukum dalam menghadirkan sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis. Melalui pengembangan kapasitas yang berkelanjutan, organisasi diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap reformasi birokrasi dan pembangunan hukum nasional.
Pada kesempatan yang sama, Herlina juga mengajak seluruh pegawai untuk memperkuat budaya kerja yang sehat dan berkelanjutan melalui Program Bersih Berseri dan gerakan Go Green. Langkah tersebut diwujudkan melalui peningkatan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kerja, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, efisiensi energi, serta penerapan sistem kerja yang lebih ramah lingkungan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Menurutnya, lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan tertata tidak hanya meningkatkan kenyamanan pegawai, tetapi juga mendukung produktivitas organisasi dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Karena itu, partisipasi aktif seluruh pegawai menjadi faktor penting dalam mewujudkan budaya kerja yang berkualitas dan berorientasi pada pelayanan.
Apel pagi ditutup dengan ajakan kepada seluruh pegawai untuk senantiasa menjaga kesehatan, memperkuat integritas, serta meningkatkan kekompakan dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi. Melalui sinergi yang kuat di seluruh unit kerja, BPSDM Hukum optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan dan mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik.