
DEPOK — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum Kementerian Hukum terus memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada kinerja, integritas, dan pelayanan publik melalui pemberian penghargaan Pegawai Teladan Triwulan I Tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian apel pagi yang dipimpin Kepala BPSDM Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani, di Kampus Pengayoman, Depok, Senin 16 Juni 2026, dan diikuti seluruh jajaran BPSDM Hukum, Badan Strategi Kebijakan (BSK) Hukum, serta Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin).

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada pegawai yang telah menunjukkan kinerja, kedisiplinan, dan dedikasi terbaik. Kami berharap semangat untuk terus berprestasi tumbuh di seluruh jajaran sehingga budaya kerja yang unggul dapat semakin kuat di lingkungan BPSDM Hukum,” kata Gusti Ayu dalam amanatnya.

Apel pagi tersebut turut dihadiri Kepala Badan Strategi Kebijakan Hukum Kementerian Hukum Andre, para pejabat pimpinan tinggi pratama BPSDM Hukum dan BSK Hukum, asesor ahli utama, pejabat manajerial dan nonmanajerial, serta pimpinan dan sivitas akademika Politeknik Pengayoman Indonesia. Kehadiran seluruh unsur tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Hukum.
Dalam kesempatan itu, Gusti Ayu menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja BPSDM Hukum hingga triwulan kedua yang dinilai menunjukkan hasil positif. Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk kebijakan efisiensi anggaran, ia menegaskan bahwa semangat inovasi dan kreativitas harus terus dikedepankan untuk memastikan target organisasi tetap tercapai secara optimal.
Menurutnya, penguatan kompetensi aparatur menjadi faktor penting dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. Karena itu, pegawai yang terpilih sebagai pegawai teladan akan memperoleh prioritas untuk mengikuti program peningkatan kompetensi yang relevan dengan bidang tugasnya sebagai bentuk investasi organisasi terhadap pengembangan kapasitas SDM.
Selain fokus pada pengembangan pegawai, BPSDM Hukum juga tengah mempersiapkan berbagai agenda strategis, termasuk proses visitasi akreditasi dari Lembaga Administrasi Negara serta evaluasi menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

Pada kesempatan yang sama, Gusti Ayu mengumumkan Lita sebagai Pegawai Teladan Triwulan I Tahun 2026 setelah melalui proses penilaian yang komprehensif, melibatkan evaluasi kinerja, penilaian atasan, rekan kerja, serta verifikasi oleh pimpinan. Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi.

Melalui penguatan budaya apresiasi, peningkatan kompetensi, dan kolaborasi lintas unit kerja, BPSDM Hukum menegaskan komitmennya untuk mencetak sumber daya manusia hukum yang profesional, berintegritas, dan adaptif. Upaya tersebut diharapkan semakin mendukung terwujudnya pelayanan hukum yang berkualitas serta reformasi birokrasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
